7 Tips Bekerja dari Rumah di Tengah Wabah Agar Dijamin Tetap Sehat dan Produktif

0 Comments

Wabah corona yang semakin bertambah parah di Indonesia membuat pemerintah mengumumkan beberapa kebijakan penting seperti karantina, physical distancing, hingga pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Kebijakan bekerja dari rumah atau work from home (WFH) pun diwajibkan bagi para aparatur sipil negara serta beberapa perusahaan multinasional di Indonesia. Bahkan, semakin banyak tempat bekerja yang menghimbau karyawannya untuk beraktivitas di rumah untuk mengurangi penyebaran virus corona.

WFH terdengar begitu menarik. Bagaimana tidak? Kita diberikan keleluasaan mengerjakan tugas, dengan metode yang bebas, di rumah. Yup, semangat menggebu-gebu pertama kali kita rasakan ketika kantor mengajukan kebijakan WFH.

Namun sayangnya, mayoritas dari kita menjalankan WFH dengan sangat tidak produktif. Banyaknya waktu senggang di rumah dan kurangnya tekanan dari Bos berhasil membuat kita terlena. Alhasil, deadline terlewat, kerjaan terbengkalai, berat badan bertambah, dan tubuh mulai malas digerakkan.

Padahal WFH bisa dimanfaatkan untuk menjalani gaya hidup sehat, tentunya dengan disiplin dan fokus. Meskipun terasa tidak mudah, WFH yang sehat dan produktif benar-benar dapat kita laksanakan!

7 Tips Bekerja dari Rumah di Tengah Wabah Agar Dijamin Tetap Sehat dan Produktif

  • Tulis target terjadwal di home screen smartphone and be strict!

Langkah pertama adalah dengan menulis rencana kerja secara detail berdasarkan timeline dan deadline. Tulis di aplikasi notes dan pampang di homescreen perangkat pintarmu. Hal ini kita bermanfaat untuk menjaga alam sadar kita terhadap target yang kita miliki. Dan tentu saja, disiplin dengan jadwal dan rencana adalah kunci utama untuk menjalankan strategi ini. Oleh sebab itu tidak perlu membuat jadwal yang terlalu ketat, melainkan yang rasional.

  • Tetap bangun pagi dan sarapan

Selama WFH, kita memang bisa memanfaatkannya untuk bangun “sedikit” lebih siang. Tapi percayalah, ini adalah blunder pertama yang dapat berakibat fatal. Membiasakan tetap bangun pagi dan sarapan membuat kita tetap fokus selama menjalankan kegiatan sepanjang hari. Dengan bangun lebih pagi, kita juga mendapatkan kesempatan untuk menyiapkan sarapan sendiri, yang ternyata juga dapat meningkatkan mood baik. Sarapan dengan makanan yang bergizi tentunya akan membantu tubuh tetap bugar dan penuh semangat.

  • Bekerja dengan posisi yang benar

Saat WFH, posisi bekerja kita akan sangat fleksibel. Sambil berdiri bahkan tengkurap di tempat tidur pun bisa. Namun, sebaiknya kita tetap bekerja dengan posisi duduk sebagaimana di kantor, yaitu dengan meja dan kursi yang nyaman. Posisi duduk membuat stimulus otak bekerja lebih efektif dan menjaga badan agar tidak kaku. Tentu sedikit berjalan kaki dan peregangan juga dibutuhkan setidaknya 2 jam sekali untuk menghindari rasa penat dan menjaga fokus. Perlu dicatat juga bahwa bekerja sambil berbaring, meskipun terasa lebih nyaman di awal, akan membuat tubuh lebih kaku dan meningkatkan risiko sakit punggung, leher, atau bahu.

  • Olahraga ringan

Salah satu alasan utama kita tidak melakukan olah raga di waktu normal adalah karena kita tidak memiliki cukup waktu luang, benar? Nah, WFH memberi kesempatan bagi kita untuk berolahraga ringan di pagi hari seperti jogging, yoga, atau sekedar senam sambil berjemur. Percayalah, kegiatan ringan semacam ini tidak hanya baik untuk kesehatan kulit dan tulang, tetapi juga membantu membuat suasana hati tetap positif.

  • Memilih menu makanan yang segar dan sehat

Makanan yang segar dan sehat adalah asupan sempurna untuk menjaga kondisi tubuh. Oleh sebab itu, dikala WFH, akan lebih baik jika kita bisa menyiapkan makanan sendiri. Namun, jika dirasa terlalu mengganggu pekerjaan, kita bisa memanfaatkan pesan antar makanan online, tentu dengan menu yang lengkap dan sehat. Jangan lupa pantau terus berat badan!

  • Istirahat yang berkualitas

Biarpun WFH, badan kita tetap memerlukan istirahat yang cukup demi menjaga stabilitas hormon. Badan segar dan sehat, serta kelancaran berpikir sangat dipengaruhi oleh kualitas tidur kita. Oleh sebab itu, tidur malam yang cukup, (baca: tidak terlalu banyak dan tidak terlalu sedikit) harus tetap dicanangkan, dan bersesuaian dengan jadwal harian kita saat WFH.

  • Netflix?

Perlu lah! Hiburan seperti film, youtube, dan social media tetap diperlukan demi menjaga otak kita dari rasa stress yang dapat menghambat kreativitas. Selama WFH kita diharapkan terhindar dari rasa jenuh akbiat kurangnya interaksi sosial. Oleh sbab itu sesekali video call dan hiburan lain tetap diperlukan. Tapi ingat, jangan berlebihan, serta selalu alokasikan waktu sesuai prioritas dan kebutuhan jasmani juga rohani.

Baca Juga :  Ketombe di Kepala Membandel? Usir saja dengan Jeruk Nipis!

Itulah tips agar tetap sehat serta produktif saat bekerja dari rumah di kala wabah corona. Semoga bermanfaat!