Berbuka Puasa dengan Wedang Secang, Enak dan Menyehatkan

0 Comments

Bulan Ramadan sudah di depan mata. Meminum yang manis saat berbuka menjadi sunnah yang sering dilakukan masyarakat Indonesia. Jika kita sudah bosan berbuka dengan berbagai varian es, ada baiknya di tengah pandemi ini kita berbuka puasa dengan minuman yang enak dan menyehatkan. Selain segar saat membatalkan puasa, stamina dan daya tahan tubuh juga terjaga. Adalah wedang secang, minuman yang bisa kamu masukkan ke dalam daftar varian berbuka puasa. Wedang secang adalah minuman herbal khas Kecamatan Trowulan, Mojokerto, Jawa Timur.

Indonesia yang memiliki keanekaragaman hayati memiliki banyak keistimewaan. Banyak sekali flora yang bisa dieksplor dan memiliki banyak khasiat bagi kesehatan tubuh. Tanpa perlu bersentuhan dengan obat-obatan kimia, masyarakat Indonesia bisa menjaga daya tahan tubuh dengan mengonsumsi minuman atau ramuan yang berasal dari alam dan tentunya telah teruji secara klinis sehingga aman ketika dikonsumsi.

Wedang secang adalah minuman yang berasal dari seduhan kayu secang. Tidak berdiri sendirian, wedang secang ini dihasilkan dari campuran kayu secang, kapulaga, jahe, serai, daun pandan, hingga kayu manis. Salah satu khasiatnya yang paling utama adalah menambah stamina tubuh, tentu saja wedang secang ini sangat cocok untuk dikonsumsi saat berbuka puasa, saat kita sudah kehilangan banyak cairan dan lemas pasca berpuasa seharian.

Wedang secang memiliki cita rasa yang manis yang berasal dari kulit secang. Ditambah dengan pedas yang muncul dari jahe, membuat minuman ini terasa menyehatkan karena mampu menghangatkan tubuh. Wedang secang ini juga mampu menjaga kesehatan tenggorokan Anda di saat puasa loh. Jadi daya tahan tubuh tetap terjaga saat puasa dan di tengah gempuran virus corona yang merajalela ini.

Baca Juga :  Kaya Manfaat, Ini 6 Alasan Harus Konsumsi Ikan Salmon

Warna merah yang khas muncul saat kita menyeduh kayu secang. Adapun senyawa yang terkandung di dalam kayu secang ini adalah antrakinon, brazilin, brasilien, alkaloid, flavonoid, saponin, tanin, dan terpenoid. Banyaknya manfaat yang ditawarkan wedang secang, membuat banyak hotel dan restoran kini menyajikan minuman hangat ini.

Bahkan Anda sudah bisa mencari wedang secang instan yang dijual di pasaran. Anda tidak perlu meraciknya, hanya perlu menyeduhnya saja dengan air panas. Mudah bukan?

Namun jika Anda kurang sreg dengan wedang secang instan yang ada di pasaran, Anda bisa meracik ramuan ini sendiri untuk berbuka puasa nanti. Yang menjadi kunci utama untuk mendapatkan khasiat optimal dari wedang secang ini adalah takaran yang pas. Anda membutuhkan pendamping lain sebagai campuran ramuan, tidak hanya kayu secang saja.

Untuk mendapatkan takaran yang pas, silakan ikuti resep wedang secang di bawah ini agar buka puasa Anda semakin nikmat!

Berbuka Puasa dengan Wedang Secang, Enak dan Menyehatkan

Bahan-bahan yang dibutuhkan

  • 7 serut kayu secang
  • 2 ruas jahe
  • 1 sereh
  • 1 gula aren (bisa dihilangkan)
  • 1 batang kayu manis
  • 2 buah cengkeh
  • 2 buah kapulaga
  • 4 gelas air
  • Es batu secukupnya

Cara membuat wedang secang

  • Bersihkan dan cuci semua bahan-bahan di atas.
  • Bakar atau panggang jahe, lalu memarkan.
  • Memarkan sereh.
  • Masukkan air, lalu masukkan semua bahan ke dalam panci, rebus semua bahan dengan api sedang hingga mendidih.
  • Tunggu hingga air berubah warna menjadi merah dan harum rempah, rebus maksimal selama 45 menit.
  • Matikan api, wedang secang siap disajikan

Anjuran penyajian wedang secang

  • Jika Anda ingin meminum wedang secang dalam kondisi hangat, setelah matang, tuang ke dalam cangkir dan wedang secang siap disajikan.
  • Jika Anda ingin meminum wedang secang dalam kondisi dingin, pastikan rebusan secang telah dingin terlebih dahulu. Setelah itu tambahkan es batu ke dalam gelas berisi wedang secang sesuai selera.
Baca Juga :  Resep Pancake Lembut Anti Gagal dengan Pondan!

 

Resep wedang secang lainnya bisa Anda lihat di sini.