Membuat Nutrisi Hidroponik Sederhana dengan Daun Kering

0 Comments

Hidroponik merupakan cara bercocok tanam tanpa tanah. Belakangan memang teknik budidaya hidroponik semakin digemari, terutama oleh masyarakat perkotaan. Pasalnya selain hanya membutuhkan lahan yang terbatas, metode budidaya ini hemat tempat dan bersih. Caranya pun relatif mudah, dan kualitas tanaman yang dihasilkan juga lebih baik bila dibandingkan metode konvensional atau bertanam dengan tanah.

Ketika hendak bertanam hidroponik, maka kamu perlu memperhatikan beberapa hal, yaitu mulai dari media tanam hidroponik, tanaman hidroponik yang akan ditaman, serta nutrisi tanaman hidroponik. Nah hal yang perlu kamu perhatikan paling utama adalah menentukan hendak menanam tanaman hidroponik apa. Tanaman yang biasanya ditanam dengan metode hidroponik adalah sayu-sayuran seperti bayam, kangkung, selada, seledri, tomat dll. Karena cara ini tidak membutuhkan terlalu banyak tenaga, hidroponik tidak hanya bisa dilakukan dalam pertanian skala besar namun juga bisa dilakukan dalam skala rumah tangga.

Kemudian sudah mendapatkan tanaman yang tepat, hal selanjutnya yang perlu kamu perhatikan adalah media tanam yang paling tepat untuk tanamanmu. Media tanam hidroponik ada berbagai macam yang bisa kamu coba, dari yang paling sederhana seperti pasir, hingga yang paling popular yaitu arang sekam.

Hal ketiga yang perlu kamu perhatikan juga adalah nutrisi hidroponik yang tepat untuk media tanam hidroponikmu. Nutrisi hidroponik adalah salah satu faktor yang mempunyai peran penting terhadap pertumbuhan tanaman. Nutrisi tanaman bisa diberikan dengan pupuk anorganik yang dijual di pasaran atau bisa juga menggunakan pupuk organik racikan sendiri.Sebenarnya nutrisi hidroponik bisa diperoleh secara alami, atau kamu juga bisa meracik nutrisi hidroponik buatan sendiri dengan menggunakan bahan-bahan organik yang ada di sekitar, atau dengan membeli beberapa jenis pupuk hidroponik dan menggabungkannya. Tentu saja hal ini sangat mudah dan aman untuk tanaman hidroponikmu.

Baca Juga :  Jangan Sampai Ketinggalan Film Kartun Terbaru Nan Menarik di Tahun 2020!

Sebelum berlanjut ke cara membuat nutrisi hidroponik organik, perlu diketahui unsur-unsur hara yang dibutuhkan tumbuhan, agar pemberian pupuk juga lebih terarah dan tidak berlebihan. Pada dasarnya tumbuhan umumnya membutuhkan bermacam-macam unsur hara. Berdasarkan jumlah kebutuhannya, unsur hara ini dibagi menjadi dua kategori: unsur hara makro dan unsur hara mikro. Unsur hara makro adalah unsur hara yang dibutuhkan tanaman dalam jumlah banyak. Ada enam jenis unsur hara makro: Nitrogen (N), Fosfor (P), Kalium (K), Magnesium (Mg), Kalsium (Ca), dan Sulfur (S). Sedangkan unsur hara mikro adalah unsur hara yang dibutuhkan tanaman dalam jumlah kecil namun sangat penting dalam mempengaruhi tumbuh tanaman. Beberapa macam unsur hara mikro: Tembaga (Cu), Boron (B), Besi (Fe), Kobalt (Co), Mangan (Mn), Molibdenum (Mo), Khlor (Cl), Natrium (Na), Silikon (Si), Nikel (Ni) dan Seng (Zn).

Nah jika kamu sudah paham mengenai kandungan nutrisi yang dibutuhkan oleh tanaman hidroponikmu, maka tak ada salahnya jika kamu mencoba membuat nutrisi hidroponik organik sederhana dengan bahan dasar daun-dan kering. Kamu bisa menyiapkan beberapa bahan untuk membuat nutrisi hidroponik dengan daun-daun kering di bawah ini:

a. 1 karung daun-daun kering yang sudah berguguran, bukan yang masih menggantung
b. 20 liter air bersih tanpa bahan kimia
c. 100 cc / 10 cc dekomposer atau mol tape
d. 1 batang gula merah

Untuk selanjutnya langkah pembuatan dalam membuat nutrisi hidroponik organik dari daun kering yaitu:

1. Campurkan gula merah dan daun kering, tumbuk halus.
2. Masukkan hasil campuran tadi ke dalam wadah, berikan air sesuai takaran atau bisa dikira-kira.
3. Diamkan selama 10 hari.
4. Larutan nutrisi hidroponik buatan sendiri sudah siap Anda gunakan.

Baca Juga :  Sepeda Lipat Dahon yang Ringkas dan Praktis