Begini Cara Cek Pajak Motor Anda

Zaman sekarang ini, masyarakat terkadang mempertimbangkan beberapa hal untuk membeli kendaraan bermotor untuk mempermudah kegiatan sehari-harinya. Untuk meminimalisir pengeluaran, mereka lebih memilih mencari motor rilisan lama yang sudah jatuh harga atau malah membeli motor second alias bekas. Nah sebelum membeli motor bekas, Anda perlu memperhatikan beberapa hal yaitu merek dan tipe motor yang ingin Anda miliki, kemudian pilih penjual tidak sembarangan, bisa Anda dapatkan dari rekomendasi teman karena pasti lebih akurat informasi tersebut. Kemudian, ketahui terlebih dahulu berapa harga pasaran motor yang Anda cari. Saat sudah tahu motor apa yang ingin dibeli, Anda harus langsung memeriksa kelengkapan surat dari kendaraan tersebut, cek pajak motor, cek badan motor, nomor mesin, oli, dan cobalah untuk menghidupkan mesin sementara waktu, pastikan suaranya halus. Kemudian Anda juga harus cek bagaimana keadaan motor saat pindah gigi. Jika sudah cocok, dan memutuskan untuk membeli kendaraan tersebut, hal penting selanjutnya yang harus Anda pikirkan adalah cara balik nama motor.

Untuk proses balik nama kendaraan bermotor, Anda perlu mengetahui seperti apa prosesnya dan apa saja yang memerlukan biaya.

  • Proses balik nama STNK

Ketika mengurus STNK, ada biaya yang perlu Anda lunasi. Semua biaya tersebut belum termasuk dendanya loh ya. Biaya yang Anda keluarkan adalah untuk Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBN KB), Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu-Lintas Jalan (SWDKLJJ), administrasi STNK, dan biaya administrasi Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB). Untuk melihat seberapa besar pajak motor Anda, silahkan lihat terlebih dahulu berapa biaya yang tertera di kolom PKB pada STNK. Selanjutnya untuk mengetahui biaya BBN KB, Anda tinggal menghitung 2/3 dari besarnya PKB.

Baca Juga :  AC Mobil Bau? Berikut Beberapa Solusinya

Untuk biaya SWDKLJJ adalah sebesar Rp 35ribu, siapkan juga Rp 25ribu untuk biaya administrasi STNK, biaya TNKB adalah Rp 60ribu, dan untuk biaya pendaftaran kisaran Rp 75rb hingga Rp 100ribu. Nah sekarang, Anda dapat memperkirakan berapa besar biaya yang akan Anda keluarkan untuk mengurus STNK.

  • Segera urus STNK

Anda perlu mendatangi kantor Samsat yang sesuai dengan KTP Anda untuk mengurus STNK. Di sana terdapat beberapa pelayanan untuk masyarakat, Anda tinggal pilih loket untuk mengurus STNK.

  • Lanjut untuk mengurus BPKB

Untuk mengurus BPKB, Anda perlu mendatangi Polda. Di Polda, Anda akan melalui proses pemeriksaan fisik, jangan lupa untuk membawa fotokopi KTP dan STNK yang sudah balik nama, bawa juga lembaran kwitansi pembelian motor, serta fotokopi BPKB beserta aslinya. Dan ada biaya administrasi juga yang harus Anda bayar. Jika sudah, makan Anda perlu menunggu beberapa hari untuk menyelesaikan proses BPKB ini. Jika Anda mendapatkan info dari Polda, silahkan datangi Polda kembali dan BPKB Anda sudah selesai untuk diproses.

Nah, demikianlah rincian proses untuk balik nama dan cara cek pajak motor Anda. Jangan lupa untuk selalu membayar pajak tepat pada waktunya agar Anda tidak dikenakan denda. Sungguh disayangkan jika Anda sampai telat membayar, karena biaya yang harus dikeluarkan akan lebih banyak hanya untuk membayar denda. Jika Anda telat membayar pajak selama seminggu, Anda akan dihitung seperti menunggak selama satu bulan. Dan jika belum membayar pajak selama satu bulan sehari, maka Anda terhitung menunggak selama dua bulan. Besar juga kan biayanya jika kita hitung? Maka dari itu, jangan sampai telat untuk membayar pajak.

 

Baca Juga :  Gunakan Sekolah Mengemudi untuk Anda Belajar Mobil